DENPASAR – Nilai penerimaan pajak Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak Provinsi Bali pada triwulan pertama naik tipis hanya 0,4% bila dibandingkan dengan tahun 2016 lalu. Penerimaan pajak per hari ini Senin (17/4) dari WP DJP Bali mencapai Rp1.979 triliun. Sementara itu pada periode yang sama tahun 2016 mencapai Rp1.5 triliun.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Bidang P2 Humas DJP Bali, Riana Budiyanti. Lebih lanjut dia mengatakan, nilai penerimaan wajib pajak lumayan naik dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
“Target kami tahun 2017 ini sekitar Rp10.2 triliun. Sedangkan tahun 2016 lalu itu target kami Rp10.6 triliun. Target tahun ini memang menurun namun DJP mengharapkan penerimaannya tinggi, terbukti penerimaanya sekarang ini mencapai Rp1.9 triliun,” terangnya.
Naiknya penerimaan ini sejalan dengan meningkatanya pertumbuhan ekonomi Bali yang di atas rata-rata. “Yang mendukung perekonomian Bali ini ada perdagangan. UMKMnya juga maju dan pastinya parisiwata,” ujar dia.
Pihaknya mengaku akan optimis sampai akhir tahun akan mencapai target. “Kami tetap optimis target kami pasti akan tercapai. Sejauh ini untuk mencapai target itu kami selalu melakukan sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya membayar pajak,” pungkasnya.
